Hari Sabtu, Minggu dan Libur Nasional Tetap Kami Kirimkan di Hari Yang Sama
Website Resmi Dengan Produk Asli PT Gogomall dan PT Dimarco Pembayaran di Rumah ( COD ) Seluruh Indonesia dan JAMINAN PRODUK ORIGINAL
Beranda » Artikel Kesehatan » Cegah dan Atasi Diabetes dengan Teknologi Laser

Cegah dan Atasi Diabetes dengan Teknologi Laser

Diposting pada 20 September 2021 oleh drlaser10 | Dilihat: 28 kali

Teknologi Laser Untuk Diabetes dan Hipertensi

Penyebab Diabetes

Diabetes disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel, sehingga glukosa menumpuk dalam darah.

Pada diabetes tipe 1, gangguan ini disebabkan adanya sistem kekebalan tubuh yang biasanya menyerang virus atau bakteri berbahaya lainnya, akan menyerang dan menghancurkan sel penghasil insulin. Akibatnya, tubuh kekurangan atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin sehingga gula yang seharusnya diubah menjadi energi oleh insulin dan menyebabkan terjadinya penumpukan gula dalam darah.

Pada diabetes tipe 2, tubuh bisa menghasilkan insulin secara normal, tetapi insulin tidak digunakan secara normal. Kondisi ini dikenal juga sebagai resistensi insulin.

Faktor Risiko Diabetes

Faktor risiko diabetes tipe 1, antara lain:

1.Faktor riwayat keluarga atau keturunan, yaitu ketika seseorang akan lebih memiliki risiko terkena diabetes tipe 1 jika ada anggota keluarga yang mengidap penyakit yang sama, karena berhubungan dengan gen tertentu.

2.Faktor geografi, orang yang tinggal di daerah yang jauh dari garis khatulistiwa, seperti di Finlandia dan Sardinia, berisiko terkena diabetes tipe 1. Hal ini disebabkan karena kurangnya vitamin D yang bisa didapatkan dari sinar matahari, sehingga akhirnya memicu penyakit autoimun.

3.Faktor usia. Penyakit ini paling banyak terdeteksi pada anak-anak usia 47 tahun, kemudian pada anak-anak usia 1014 tahun.

4.Faktor pemicu lainnya, seperti mengonsumsi susu sapi pada usia terlalu dini, air yang mengandung natrium nitrat, sereal dan gluten sebelum usia 4 bulan atau setelah 7 bulan, memiliki ibu dengan riwayat preeklampsia, serta menderita penyakit kuning saat lahir.

Faktor risiko diabetes tipe 2, antara lain:

  1. Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga.
  2. Berat badan berlebih atau obesitas.
  3. Distribusi lemak perut yang tinggi.
  4. Riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga.
  5. Usia di atas 45 tahun, walaupun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi sebelum usia 45 tahun.
  6. Kondisi prediabetes, yaitu ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes.
  7. Riwayat diabetes saat hamil.
  8. Wanita dengan sindrom ovarium polikistik, yang ditandai dengan menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan, dan obesitas.

Gejala Diabetes

Gejala diabetes akan dialami berbeda-beda oleh tiap pengidapnya. Namun, secara umum ada beberapa gejala yang akan dialami oleh pengidap diabetes tipe 1 maupun tipe 2, seperti peningkatan rasa haus, peningkatan frekuensi buang air kecil, kelelahan terus menerus, gangguan penglihatan, dan terjadinya infeksi terus menerus. Infeksi yang terjadi umumnya terjadi pada bagian gusi maupun kulit. Sedangkan pada wanita, waspada infeksi bagian bagian vagina yang bisa menjadi tanda penyakit diabetes.

Diagnosis Diabetes

Dokter akan mendiagnosis diabetes pada seseorang dengan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang, seperti pemeriksaan darah dan urine.

Pengobatan Diabetes

Pengobatan akan disesuaikan dengan jenis diabetes yang kamu alami. Terapi insulin menjadi salah satu pengobatan yang bisa dilakukan oleh pengidap diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Bahkan, pada diabetes tipe 1 yang cukup berat, tranplantasi pankreas bisa dilakukan guna mengatasi kerusakan pada pankreas. Sedangkan, pengidap diabetes tipe 2 akan diberikan beberapa jenis obat-obatan untuk menangani diabetes tipe 2.

Namun, umumnya ada beberapa perawatan yang harus dilakukan untuk menurunkan risiko diabetes, seperti:

1.Melakukan Pola Makan Sehat

Jika kamu mengalami penyakit diabetes, sebaiknya atur kembali pola makan yang sehat. Fokuskan pada pengonsumsian buah, sayur, protein tanpa lemak, dan juga biji-bijian. Tidak hanya itu, kamu juga perlu mengonsumsi serat dan mengurangi beberapa jenis makanan, seperti makanan yang mengandung lemak jenuh, karbohidrat olahan, hingga pemanis buatan. Kamu bisa tanyakan langsung pada dokter melalui Halodoc untuk pola makan tepat bagi pengidap diabetes.

2.Rutin Melakukan Aktivitas Fisik

Setiap orang tentunya membutuhkan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan tetap optimal. Termasuk pengidap diabetes. Olahraga menjadi satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar gula darah dengan mengubahnya menjadi energi. Kamu bisa memilih untuk melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda. Jadikan kegiatan tersebut sebagai rutinitas harian untuk membantu kamu menghindari kondisi diabetes menjadi lebih buruk.

Pencegahan Diabetes

Lakukan beberapa gaya hidup sehat ini untuk mencegah penyakit diabetes:

1.Mempertahankan berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan rendah lemak.

2.Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur.

3.Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis.

4.Berolahraga secara rutin dan banyak melakukan aktivitas fisik.

5.Mengurangi waktu duduk diam terlalu lama, seperti ketika menonton televisi.

6.Menghindari atau berhenti merokok.

Banyak dari kita selalu meremehkan hipertensi yang dialami, padahal hipertensi adalah indikator/alarm yang mengisyaratkan adanya penyempitan pembuluh darah. semakin lama jika kita tidak segera mengubah pola hidup sehat maka penyempitan pembuluh darah dapat menjadi penyumbatan pembuluh darah. jika penyumbatan pembuluh darah terjadi pada pembuluh darah jantung disebut jantung koroner / gagal jantung. sedangkan jika penyumbatan pembuluh darah terjadi pada area kepala (otak) maka disebut dengan Stroke.

Telah hadir sejak lama teknologi laser digunakan dalam dunia medis seperti membantu kegiatan operasi maupun memperbaiki sel sel kulit. Teknologi laser terus dikembangkan sehingga terbagi menjadi beberapa tipe laser untuk kesehatan salah satunya teknologi low level laser ( laser intensitas rendah ) yang di khususkan untuk memperbaiki kualitas darah dalam tubuh dari sampah metabolisme dan pola hidup tidak sehat.

Dr Laser hadir di indonesia dengan teknologi laser intensitas rendah pertama di indonesia dalam bentuk jam dengan menggabungkan teknologi laser dan titik akupuntur. para ahli kesehatan sudah meneliti mengenai dr laser dengan mengeluarkan ijin AKL dari Kementrian Kesehatan.

Gunakan Dr Laser sebagai Investasi Kesehatan untuk Keluarga bagi ada yang masih belum bisa menjaga pola hidup sehat akibat aktivitas anda yang padat.

Cegah dan Atasi Diabetes dengan Teknologi Laser | Dr Laser Official Store

Belum ada komentar untuk Cegah dan Atasi Diabetes dengan Teknologi Laser

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Limited Edition
OFF 12%
ORDER LANGSUNG
Dr Laser Perfect 10 plus 3 Warna+Intranasal kit+Pain Pad Hole

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 7.380.000 Rp 8.380.000
Ready Stock / DRL103ip
Rp 7.380.000 Rp 8.380.000
Ready Stock / DRL103ip
Best Seller
OFF 7%
ORDER LANGSUNG
Dr.Laser Perfect 10 Asli Gogomall Paket Terlengkap Dengan Pain Pad Hole

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Dr.Laser-Perfect-10-Gogomall Rp 6.880.000 Rp 7.380.000
Ready Stock / dr.laser
Rp 6.880.000 Rp 7.380.000
Ready Stock / dr.laser
Best Seller
OFF 14%
ORDER LANGSUNG
Promo Harga Dr.Laser Perfect 10 Untuk Stroke dan Diabetes Garansi Resmi Gogomall

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

dr-laser-perfect-10 Rp 6.380.000 Rp 7.380.000
Ready Stock / dr.laser
SIDEBAR

Tentang Kami

Product Yang Kami Jual ASLI, RESMI, BERSEGEL HOLOGRAM dan BERGARANSI 1 Tahun Gogomall dan PT Dimarco di Seluruh Cabang Indonesia

Hubungi Kami